Senin, 25 Januari 2010

Peluang Agribisnis di Kaltim


Berada di Kalimanatan Timur, terutama di Samarinda seperti merasakan suasana kota-kota di pulau Jawa pada umumnya. Banyak orang jawa yang sudah menjadi warga Samarinda, maka tak heran kita sewaktu-waktu seringkali mendengarkan percakapan penduduknya dengan menggunakan bahasa Jawa. Orang Jawa yang banyak bermukim di Kaltim berasal dari Jawa Timur. Kalau ada pendataan saya perkirakan jumlah orang jawa melebihi etnis lainnya di propinsi ini.

Selama berada di provinsi ini ada sesuatu yang menarik yang berkaitan dengan sayuran dan hasil pertanian hampir sebagian besar di datangkan dari Pulau Jawa plus Pulau Sulawesi. Bukankah tanah disini masih sangat luas? Mengapa belum ada insan yang tergerak untuk mengelola pertanian secara baik? Mungkinkah karena secara perhitungan ekonomis merugikan. Akankah wilayah ini terus menerus tergantung wilayah lain untuk menyuplai kebutuhan pertaniannya?

Saya pikir tidak, pada suatu saat kaltim harus mempunyai sentra pertanian sendiri. selain membuka lapangan pekerjaan juga mempunyai pasar yang cukup bagus. Riset saya pikir perlu dilakukan untuk mengatasi kebutuhan hasil pertanian.

Bagi orang yang melihat permasalahan yang ada di kaltim  saya pikir ini adalah sebuah peluang untuk melakukan investasi di bidang pertanian. Saya meyakini bahwa investasi di bidang pertanian di Kaltim sangat menguntungkan di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar